Industri PLTS Indonesia Punya Banyak Penjual. Terlalu Sedikit yang Benar-benar Berpihak pada Pembeli.
Sebagian besar proyek PLTS industri tidak gagal saat konstruksi.
Mereka gagal jauh sebelumnya — saat keputusan dibuat tanpa informasi yang tepat, tanpa advisor yang independen, dan tanpa seseorang yang berdiri di sisi Anda ketika vendor sedang menawarkan proposal terbaik versi mereka sendiri.
Itulah celah yang SUN Powerindo isi sejak 2019.
Siapa SUN Powerindo
SUN Powerindo adalah konsultan energi surya independen yang melayani perusahaan manufaktur skala menengah hingga besar di Indonesia.
Kami bukan reseller panel. Bukan EPC contractor. Bukan afiliasi dari vendor manapun.
Kami adalah owner-side advisor — pihak yang duduk di sisi Anda, membaca proposal vendor dengan kacamata klien, dan memastikan setiap keputusan investasi energi yang Anda ambil bisa dipertanggungjawabkan: secara teknis, finansial, dan regulasi.
Kontrak PPA bisa berjalan 15 hingga 25 tahun. Kesalahan keputusan di awal bukan hanya merugikan di tahun pertama. Ia akan mengikuti laporan keuangan Anda selama satu dekade lebih. Kami ada untuk memastikan itu tidak terjadi.
Kami tidak menjual solar panel, Kami mengawal keputusan investasi energi,
Apa yang Kami Yakini — dan Mengapa Itu Penting untuk Anda
Proyek PLTS bukan proyek pengadaan. Ia adalah inisiatif jangka panjang.
Terlalu banyak perusahaan yang memperlakukan pembelian sistem solar seperti membeli genset — bandingkan harga, pilih yang termurah, tanda tangan kontrak, selesai. Lalu kaget ketika tarif PPA tidak sesuai proyeksi, kuota PLN berubah di tengah jalan, atau performance system di tahun ke-5 jauh di bawah garansi yang pernah dijanjikan di atas kertas.
Kami percaya bahwa solusi energi yang baik bukan yang paling murah di awal — melainkan yang paling berkelanjutan dan selaras dengan kebutuhan bisnis klien dalam jangka panjang.
Karena itu, setiap rekomendasi yang kami berikan bersifat tailored, bukan template. Profil beban pabrik FMCG berbeda dengan chemical plant. Struktur finansial perusahaan keluarga berbeda dengan anak usaha konglomerat. Dan regulasi PLN di 2025 berbeda dengan 2021.
Kami tidak jual produk. Kami jual keputusan yang bisa tidur nyenyak setelahnya.
Cara Kami Bekerja
Setiap engagement SUN Powerindo dimulai dengan satu pertanyaan: "Apa yang sebenarnya dibutuhkan bisnis ini dari investasi energi ini?"
Jawabannya menentukan segalanya — kapasitas yang tepat, skema yang masuk akal (CAPEX, PPA, atau Zero CAPEX), developer yang relevan, dan struktur kontrak yang melindungi kepentingan klien.
Kami bekerja melalui empat lensa secara bersamaan:
⚙️ Teknis — kelayakan atap, profil beban, simulasi produksi, risiko operasional
💰 Finansial — modeling CAPEX/OPEX, payback period, analisis skema pembiayaan
📋 Regulasi — kesiapan compliance PLN, analisis kuota, implikasi Permen ESDM
🤝 Eksekusi — kurasi dan seleksi developer, negosiasi kontrak, pengawasan implementasi
Bukan hanya deliver laporan. Kami kawal sampai keputusan terbaik terwujud — dan tetap relevan selama masa kontrak berjalan.
Mulai dengan Percakapan
Tidak ada commitment di langkah pertama. Kami akan mendengarkan situasi Anda, memberikan perspektif awal yang jujur, dan membantu Anda menentukan apakah ini waktu yang tepat untuk bergerak.
Our Core Services